TABINA MUTU FESTIVAL 2 2016

Lima belas tahun sudah usia SD Muhammadiyah 1 Ngadiluwih mengabdikan diri untuk ikut secara aktif berdakwah dan memajukan pendidikan di Indonesia, khususnya di kecamatan Ngadiluwih. Merasa perlu kita mengekspresikan diri di hadapan siswa-siswi Taman Kanak-kanak agar dakwah yang terus kita lakukan bisa dirasakan dan bisa lebih tepat sasaran dengan mengadakan beberapa kegiatan lomba dan apresiasi seni. Salah satu program SD Muhammadiyah 1 Ngadiluwih untuk mewujudkan cita-cita di atas adalah TABINA MUTU FESTIVAL 2 2016 yang insya Allah  dilaksanakan rutin setiap tahun.brosur Tabina 2016

INFORMASI PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) TAHUN PELAJARAN 2016/2017

  1. Muqoddimah

Alhamdulillah, semoga Allah SWT, senantiasa menunujukkan kita kepada jalan yang lurus dan meluruskan jalan kita yang bengkok dengan cara yang halus. Sholawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat dan para pengikutnya.

Untuk mempermudah dalam mengelola Penerimaan Peserta Didik Baru maka perlu dibentuk panitia dan ditetapkan beberapa hal terkait dengan Penerimaan Peserta Didik Baru diantaranya adalah Waktu dan Tempat Pendaftaran, Syarat-syarat  Pendaftaran, Biaya Pendaftaran, Waktu Daftar Ulang, Biaya Daftar Ulang, Kuota Kelas, dan lain-lain.

 

  1. Waktu dan Tempat Pendaftaran
  2. Pendaftaran Mulai tanggal 04 Januari d. 3 Juni 2016.
  3. Hari Senin – Jum’at, Jam Kerja Pukul00 s.d. 14.00 WIB.
  4. Tempat : SD Muhammadiyah 1 Ngadiluwih

Jl. Prof. Dr. Moestopo 138 Ngadiluwih – Kediri 64171 ‘  (0354) 476799

e-mail : [email protected] dan [email protected]

 

PPDB 2015

bannerPPDB

Mari Gabung bersama kami dan nikmati prestasinya

Telah Dibuka Pendaftaran Siswa Baru TA. 2015-2016
SD Mutu Ngadiluwih (Full Day School)
Program Unggulan : Tahfidz Qur’an, Kelas Olimpiade, dll
Info : Kantor SD Mutu, Jl. Prof. Dr. Moestopo 138 Ngadiluwih (jam kerja)
Telp : 0354-476799

 

TERORIS ITU BERNAMA SEKOLAH

unduhanKetika membeli nasi pecel saya berbincang-bincang pada sekelompok siswa berseragam yang lagi nongkrong di warung “mas kok gak masuk kelas, ini kan jam pelajaran?” Dengan entengnya siswa-siswa tersebut menjawab dengan berbagai alasan “males, banyak PR, takut ke sekolah, gurunya gak enak, takut dihukum karena telat masuk”.

Fenomena di atas sering memunculkan pertanyaan, ada apa dengan siswa kita? Bahkan sering kali kita menghakimi bahwa siswa seperti itu adalah siswa nakal. Dengan demikian siswa selalu menjadi objek kesalahan yang mereka perbuat.

Padahal dari kacamata akademik itu adalah penilaian subjektif yang hanya memandang siswa sebagai pelaku. Masyarakat tidak bisa menyalahkan sepenuhnya problem schoolphobia seperti ini pada siswa. Karena pada dasarnya siswa hidup pada entitas masyarakat yang satu dan lainnya saling mempengaruhi. Apalagi dilihat dari aspek psikologis, masa remaja adalah masa pencarian identitas diri yang fluktuatif, terkadang menemukan siapa dirinya dan terkadang kehilangan jati dirinya.

Studi Visual ke Gunung Kelud

Studi keludStudi Gunung Kelud Siswa SD Muhammadiyah 1 Ngadiluwih

Kreatifitas mengajar

SD MUTU.jpg8

Studi Visual ke KBS 2014

Sebagai langkah memvisualkan secara nyata pelajaran di sekolah maka digagaslah kegiatan “Studi Visual ke KBS”. Dengan mengambil tema transportasi khususnya kereta api, maka siswa SD Mutu Ngadiluwih berangkat ke Surabaya dalam dua gelombang. Gelombang pertama yaitu untuk kelas 1-3 pada hari Selasa, 4 Maret 2014. Sedangkan untuk gelombang kedua kelas 4-5 pada hari Rabu, 12 Maret 2014. Kelas 6 yang mulanya direncanakan ikut, harus merelakan tidak ikut karena bebarengan dengan jadwal Tryout.

Babak Penyisihan KMNR 9

Seorang anak masuk ke kelasnya dengan wajah ceria  pagi ini, maklumlah hari ini adalah jadwal diadakannya Babak Penyisihan KMNR ke 9 untuk kelas 1-6, dan kebetulan kali ini diadakan sendiri di SD Mutu. KMNR sendiri adalah kependekan dari Kompetisi Matematika Nalaria Realistik yang notabene kompetisi ini diadakan rutin setiap tahunnya. Kompetisi ini diselenggarakan oleh KPM (Klinik Pendidikan MIPA).

Jam 08.00 tepat para siswa mulai mengerjakan soal-soal tersebut dan hanya diberi waktu 1 jam. Para siswa mulai tampak serius, ada yang mencorat-coret di kertas hitungannya, ada yang berpikir sambil pandangan menerawang, ada yang sambil garuk-garuk kepala. Yah, memang begitulah tingkah polah anak.

Segala kemampuan dikerahkan untuk menyelesaikan soal-soal yang ada. Beberapa anak berpendapat mudah dalam menemukan jawabannya, namun beberapa yang lainnya ada yang mengatakan sebaliknya. Memang kemampuan anak berbeda-beda. Namun semua berhadap hasil pekerjaan yang mereka kerjakan tanggal 20 Pebruari 2014 ini akan memuaskan, dan nanti saat pengumuman tanggal 13 Maret 2014 mereka bisa lolos ke babak selanjutnya yang akan diadakan di Surabaya. Aamiin

BROSUR PENDAFTARAN MURID BARU

Outbond ke Ubalan

Oleh : Dilla Rara Puspita
Hari Rabu aku dan teman-temanku ke Ubalan. Aku berangkat pukul 07.30 dan sampai di sana pukul 08.00. Setelah sampai, aku dan teman-teman diajak jalan-jalan. Di sana aku melihat monyet, merak, dan ikan. Lalu aku istirahat dan makan jajan yang telah aku bawa dari rumah.
Di sana aku dan teman-teman juga diajak bermain. Permainannya antara lain adalah lompat arah, main jari, perang-perangan dan lain-lain, pokoknya seru. Setelah selesai bermain aku dan teman-teman boleh berenang di kolam renang. Aku diajari renang oleh Amanda. Sekitar satu jam aku berada di kolam renang. Setelah puas berenang lalu aku ganti baju, lalu makan siang bersama teman-temanku.
Setelah perut terasa kenyang tak lupa aku melaksanakan kewajiban sholat di mushola yang ada. Setelahnya aku sempat memberi makan monyet dan burung kasuari yang kandangnya ada di samping musholla.
Menjelang setengah satu aku bersama teman-temanku baris untuk antre masuk angkot dan pulang. Tapi di perjalanan ada orang yang mengangkut ampas tahu dan baunya tidak enak sekali.